Langsung ke konten utama

Postingan

Okay Gapapa, Luapkan saja!

Sekian lama aku tidak merasakan ini, penuh emosional, jantung naik turun, tangan bergetar, kaki ku dingin, mata ku benar tak lagi membendung semuanya, terlebih rasanya benar mau pecah dan runtuh. Mulutku sedari awal terkunci, tidak sepatah katapun muncul, Tuhan aku boleh ga sih nangis untuk alasan ini? Sudah sesak sekali rasanya. Aku salah, aku tau. Aku melanggar, aku juga tau. Apakah ini konsekuensi dari kesalahan? Ternyata istilah "Untuk segala sesuatu yang sudah terjadi, biarlah ia terjadi sebagaimana adanya. Berjalan pelan, tertunda, terhenti, tersesat, dan terlupakan. Semuanya termasuk bagian hidup yang mesti diterima." Kenapa menerima menjadi bahan yang paling pahit? Selalu ada bagian-bagian tertentu di hidup kita yang hanya bisa dijawab oleh sebuah penerimaan. Selalu ada peristiwa-peristiwa tertentu di hidup kita yang hanya bisa ditenangkan oleh sebuah kesabaran.  

Berkala "Dibalik Cahaya"

Seperti keindahan lukisan bukan dalam warna melainkan dalam kesan, seperti keindahan musik bukan dalam nada melainkan dalam buaian, seperti keindahan sandiwara bukan dalam kata-kata melainkan dalam dongengan, seperti keindahan tarian bukan dalam gerak melainkan aliran, seperti keindahan puisi bukan karena sastra melainkan dalam keakraban, seperti keindahan gambar hidup yang bukan dalan tiruan melainkan dalam perenungan? (Senogumiro Ajidarma)

Beda Usia Maka Berbeda Gaya Bicara (Tips Bicara)

Assalamualaikum  warrohmatullahi wabarrokatu teme temen.. Malam mingguan kuy hehe.. Okay aku mau bahas tentang gaya bicara depan umum (Public Speaking). Kalian pasti pernah dong melihat pembawa acara yang aktifnya minta ampun, energiknya minta ampun, tapi dicuekin sama audience.. kira-kira kenapa ya? Aku mau share sedikit pengalamanku semasa kuliah tentang bagaimana menyesuikan diri saat berbicara di depan umum. Hal kecil yang aku aku lewati ini aku rangkum, dengan harapan bisa menjadi bahan referensi dan belajar kita bersama ya.. Pengkategorian usia audience aku bagi menjadi 4 yaitu anak-anak, remaja, dewasa muda, dan tua. Tips bicara: Anak-anak : Buat aku berbicara di depan anak-anak itu gampang tapi sebenarnya susah hehe.. gimana sih :v okay aku bahas, gampangnya adalah ketika berbicara depan anak kita perlu menjadi pribadi yang jujur (Seseorang yang suka dengan dunia anak akan paham mengenai hal ini). Ini serius, anak kecil condong lebih bisa membaca mata kita, ...

Tentang Kehilangan

Assalamualaikum temen-temen.. Happy Morning hehe.. Okay walaupun di blog kali ini aku mau cerita tentang sebuah kehilangan, tapi tetap harus semangat dong ya? iya dong. Setiap orang pasti pernah merasa kehilangan, dari kehilangan benda kecil yang dianggap sepele ataupun hal besar yang dianggap sangat penting. Misal buat ciwi-ciwi yang lebih sering kehilangan jarum pentul (ini aku banget), mas-mas yang sering kehilangan kontak motor tapi juga kehilangan si dia hehe.. ataupun kehilangan orang yang disayang untuk selama-lamanya. Baiklah, tanpa panjang kali lebar kali tinggi hehe apa sih arti kehilangan menurut kamu? (jawab di kolom komentar ya)! kalo menurut aku, kehilangan adalah cara Allah mendekatkan diri kita pada-Nya, kehilangan juga cara Jitu-Nya mendidik kita menjadi manusia lebih bersabar atau berlapang dada. Aku pernah baca di salah satu postingan di Instagram begini , tepat 2 hari silam setelah aku kehilangan telpon genggam: "Jika Allah mengambil sesuatu dari...

Ditertawakan di kampus Tetangga

Hari itu aku memulai segalanya dengan penuh kesungguhan, selesaikan apapun yang sudah aku mulai. Pagi-pagi udah rapi mau ikut seminar, kalau ga salah seminar tentang pemilu. Sebenarnya aku sedikit malu untuk bernostalgia tentang ini, tapi gapapalah siapa tau bisa diambil menjadi sebuah pembelajaran. Back to topic hehe Jadi, saat itu menjadi mahasiswa yg ikut seminar sana sini adalah hobiku hehe.. Kalau di kampus ada seminar pasti ikut dengan kriteria (gratis dan dapet makan, syukur2 dapet amplop plus sertifikat, ilmu mah bonus) astagfirullah manusia militan sekali.. Tapi yg penting gratis dan topik seminar menarik, aku ikutan kok, ga dapet makan juga kalo bayar paling 5000 skuy.. Tapi ga ada tuh seminar bayar 5000 wkwk *Sedikit bocoran Kalo di kampusku, menjadi pengurus paguyuban mahasiswa bidikmisi itu sedikit istimewa. Jadi kalau dr kemahasiswaan ngadain seminar baik di dalam maupun luar kampus (dinas) dan pelatihan biasanya kita di kasih kursi khusus. Jatah anak BM begitulah...

Example-based learning

Wittwer dan Renkl (2010) menyatakan bahwa example-based learning juga disebut belajar menggunakan worked-example , merupakan metode pembelajaran yang telah intensif diteliti oleh psikologi pendidikan. Metode pembelajaran example-based learning dirancang dengan cara berikut: Pertama, guru mengenalkan kepada siswa tentang konsep dan prinsip dasar suatu materi pembelajaran. Kedua siswa belajar menggunakan worked-example, yaitu contoh yang berisi konsep dan prinsip dasar suatu materi pembelajaran. Worked example yang disampaikan kepada siswa biasanya terdiri dari tiga komponen yaitu: P Perumusanmasalah ( terdiri dari masalah kombinasi), Proses pemecahan masalah yang berisi tentang tatacara atau langkah-langkah yang perlu dilakukan. Worked-example terdiri dari 2 jenis yaitu, worked-example lengkap dan worked-example tidak lengkap (beberapa langkah penyelesaian ditiadakan). (Renkl, 2014) berpendapat bahwa supaya belajar dapat berhasil, siswa harus secara aktif menjelaskan langkah-...

Diketawain satu koridor

Hujan di bulan Mei. Hay Mei.. maaf yah hari ini aku ingin membuka rasa dalam-dalam. Mei apa aku buruk? Salahkah jika aku hidup dengan konsep baru? Terlalu banyak membaca buku ternyata mempengaruhi otak saya, wajar kan. Terlalu banyak menonton juga merubah gaya bicara.Terlalu banyak merenung membuat saya absurd. Pemaham yg saya yakini selama ini jadi kaya banyak yg terpatahkan karena konsep yg lain, dan banyak hal yg bukan bikin saya berani malah jadi makin takut melangkah kemana-mana. Kurang kah keteguhan ini? Hey Mei, Saya lanjutkan... Saya ini mudah terpengaruh, percaya ga? Bodo amat percaya atau ngga haha Kalau di ibaratkan sebuah pohon, akarnya kuat tapi batangnya ramping dan tak banyak daun. Angin tiup kanan dia kekanan, angin tiup kiri pohon doyong kekiri. Saya perlu was was dong.. kapanpun bisa terjadi angin mematahkan se-PATAH PATAHNYA. Yang artinya saya harus mulai dr awal kembali konsep yg saya bangun. Mei, kamu pernah dengar tentang krisis identitas? Jujur ak...