Langsung ke konten utama

Ir. Sri Mulyono dalam bukunya “ Wayang, asal – usul, Filsafat dan masa depannya “. Penerbit PT. Gunung Agung. Jakarta 1978.



Tertulis dalam buku tersebut kalau wayang asli budaya Jawa dan  sudah ada mulai  1500 tahun sebelum Masehi. Jauh sebelum orang India dan agama Hindu / Budha masuk di Nusantara ini pada abad ke- 4. Bila kita kaji, selain wayang termasuk seni budaya, didalam wayang banyak kita temukan berbagai ilmu pengetahuan dan tehnologi. Antara lain :
  1. Ilmu pengetahuan dan tehnologi sinematografi, antara gerak, sinar dan bayangan.
  2. Ilmu pengetahuan dan tehnologi senjata, mulai senjata penghancur massa sampai senjata peluru kendali.
  3. Ilmu pengetahuan dan tehnologi Transportasi & Komunikasi, mulai transportasi konvensional, komunikasi telepati  dan komunikasi antar waktu.
  4. Ilmu pengetahuan kesehatan dan pengobatan,  mulai ilmu kebidanan sampai ilmu anatomi. Contoh : cerita wayang tentang Rahwana ternyata setelah dikaji merupakan ilmu pengetahuan  tentang rahim dan janin.
  5. Ilmu psikologi yang komprehensif, karena dalam pewayangan menggambarkan global caracters, sementara di berbagai cerita rakyat dari bangsa lain hanya menggambarkan double caracters (black and white caracters).
  6. dll.
Selain hal tersebut diatas, kalau kita telusuri gamelan, wayang dan tari jawa itu  adalah asli budaya Jawa, bukan budaya Hindu maupun budaya Budha. Seharusnya kita bangga karena di dunia ini Cuma ada dua simphoni lengkap, yaitu gamelan dan orkestra.
Selain itu, dalam buku tersebut juga disisipkan  dari suatu sumber  Dra. Satyawati Suleiman. Coucise Ancient History of Indonesia hal. 1. “About 1.500.000 years ago Indonesia was already populated by one of earliest  type of man namely by PITHECANTHROPUS ERECTUS. Hal ini juga merupakan suatu bukti kalau nenek moyang kita dan peradabannya termasuk yang tertua di dunia ini.
Kalau kita renungkan, datangnya para pedagang besar (saudagar) dari berbagai belahan dunia, terutama dari India sambil menyebarkan agama Hindhu/Budha, adalah merupakan suatu bukti kuat kalau pada masa itu (abad 4) peradaban nenek moyang kita sudah sangat tinggi dan cukup diperhitungkan. Karena sangat tidak mungkin seorang pedagang besar (saudagar) akan menempuh perjalanan panjang dan sulit, dengan mengarungi samudera hanya mendatangi daerah primitif serta tidak memiliki peradaban. Karena kalau di suatu daerah primitif dan tidak memiliki peradaban, tentu mereka akan kesulitan bertransaksi bisnis untuk mendapatkan keuntungan besar. Secara rasio pastilah seorang pedagang besar (saudagar) akan mengutamakan bagaimana mendapatkan keuntungan besar dalam segala kegiatan atau usahanya. Rasanya salah besar kalau diasumsikan pada masa itu di Nusantara (Jawa) ini belum berpenghuni dan belum ada peradaban.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROSES PEMBUATAN KECAP DAN FERMENTASINYA

Mikroba yang terlibat dalam pembuatan kecap : 1)       Aspergillus sp. dan Rhizopus sp Mula-mula kedelai difermentasi oleh kapang Aspergillus sp. dan Rhizopus sp. menjadi semacam tempe kedelai. Kemudian “tempe” ini dikeringkan dan direndam di dalam larutan garam. Garam merupakan senyawa yang selektif terhadap pertumbuhan mikroba. 2)       Zygosaccharomyces dan Lactobacillus Hanya mikroba tahan garam saja yang tumbuh pada rendaman kedelai tersebut. Mikroba yang tumbuh pada rendaman kedelai pada umumnya dari jenis khamir dan bakteri tahan garam, seperti khamir Zygosaccharomyces dan bakteri susu Lactobacillus . Mikroba ini merombak protein menjadi asam-asam amino dan komponen rasa dan aroma, serta menghasilkan asam. Fermentasi terjadi jika kadar garam cukup tinggi, yaitu antara 15 sampai 20%. Proses pembuatan kecap dan fermentasinya          Proses pembuatan kecap dapat dilakukan...

FAKTOR-FAKTOR MEMPENGARUHI PEMAHAMAN

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman sekaligus keberhasilan  belajar siswa ditinjau dari segi kemampuan pendidikan adalah sebagai berikut: a.        Tujuan             Tujuan adalah pedoman sekaligus sebagai sasaran yang akan dicapai dalam kegiatan belajar mangajar. Perumusan  tujuan akan mempengaruhi kegiatan belajar siswa. Dalam hal ini tujuan yang dimaksud adalah pembuatan Tujuan Intruksional Khusus (TIK) oleh guru yang berpedoman pada Tuhan Instruksional Umum (TIU). b.       Guru             Guru adalah tenaga pendidik yang memberikan sejumlah ilmu pengetahuan pada peserta didik diskolah. Guru adalah orang yang berpengalaman pada peserta didik disekolah. Guru adalah orang yang berpengalaman dalam bidang profesinya. Di dalam satu kelas peserta didik satu berbeda dengan lainya, untuk itu se...

BAHASA JAWA DAN HARAPAN

Kalau kita semua selama ini dalam berfikir tentang budaya dan bahasa Jawa, bisa dikatakan sangat sederhana, bahkan cenderung kita pandang sebelah mata. mari mulai sekarang kita ubah cara pandang tersebut. Setelah kita semua memahami, kalau didalam budaya Jawa banyak terdapat ilmu pengetahuan dan teknologi yang bisa dikembangkan untuk kemaslahatan orang banyak, pastilah kita akan berusaha untuk mempelajari bahasa Jawa. Karena bahasa Jawa merupakan pintu untuk memasuki atau membuka sebuah “Rumah Besar” yang disebut budaya Jawa tersebut. Setelah cara pandang kita terhadap budaya dan bahasa Jawa lebih komprehensif, pastilah yang kita dapat tidak hanya sebuah pengakuan kearifan lokal atau lokal genius tapi akan ada pengakuan global genius . Sementara itu, ada beberapa kalangan yang berfikir tidak suka budaya dan bahasa Jawa karena dianggapnya ruwet dan terlalu banyak aturan. Padahal harus kita sadari, kalau semakin tinggi suatu peradaban, akan semakin banyak dan detil dalam membuat...