Langsung ke konten utama

APAKAH POTENSI PESERTA DIDIK TERGANTUNG GURU?

Saat ini guru merupakan faktor utama dalam mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Di  lingkungan sekolah guru merupakan panutan bagi para siswa, maka dari itu seorang guru dituntut untuk mampu menerapkan cara belajar yang menarik.
Akhir-akhir ini, profesi guru banyak diminati oleh hampir sebagian anak bangsa karena berprofesi sebagai seorang guru sangatlah tidak mudah dan guru memanglah salah satu faktor utama dalam keberhasilan seorang individu. Sementara itu diakui pula oleh masyarakat bahwa guru merupakan individu yang bersahaja dan terhormat karena mempunyai kompetensi nilai, kepribadian serta skill di atas rata-rata masyarakat sekitarnya.
Pada sisi lain, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sumber daya manusia terdidik menempatkan pendidikan sebagai komponen dasar guna memenuhi kebutuhan peningkatan kualitas hidupnya. Untuk itu, tuntutan terhadap layanan pendidikan yang bermutu semakin kuat. Tuntutan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang bermutu secara tidak langsung menuntut seorang guru untuk dapat kreatif dalam menciptakan layanan pembelajaran inovatif yang bertujuan agar siswa memiliki inovasi yang tinggi dalam belajar.

Guru yang menggunakan pendekatan pembelajaran kreatif merupakan salah satu upaya untuk melakukan perubahan pembelajaran, dapat dipandang sebagai suatu inovasi dalam proses pembelajaran. Kreatif sebagai suatu pendekatan pembelajaran bisa meningkatkan inovasi belajar bagi peserta didik jika disebarluaskan untuk diterapkan dengan benar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROSES PEMBUATAN KECAP DAN FERMENTASINYA

Mikroba yang terlibat dalam pembuatan kecap : 1)       Aspergillus sp. dan Rhizopus sp Mula-mula kedelai difermentasi oleh kapang Aspergillus sp. dan Rhizopus sp. menjadi semacam tempe kedelai. Kemudian “tempe” ini dikeringkan dan direndam di dalam larutan garam. Garam merupakan senyawa yang selektif terhadap pertumbuhan mikroba. 2)       Zygosaccharomyces dan Lactobacillus Hanya mikroba tahan garam saja yang tumbuh pada rendaman kedelai tersebut. Mikroba yang tumbuh pada rendaman kedelai pada umumnya dari jenis khamir dan bakteri tahan garam, seperti khamir Zygosaccharomyces dan bakteri susu Lactobacillus . Mikroba ini merombak protein menjadi asam-asam amino dan komponen rasa dan aroma, serta menghasilkan asam. Fermentasi terjadi jika kadar garam cukup tinggi, yaitu antara 15 sampai 20%. Proses pembuatan kecap dan fermentasinya          Proses pembuatan kecap dapat dilakukan...

6.1. Perluasan Kaidah Menghitung

kaidah perkalian dan kaidah penjumlahan diatas dapat diperluas hingga mengandung lebih dari dua buah percobaan. Jika n buah pecobaan masing- masing mempunyai p 1, p 2 ,……, p n   hasil percobaan yang mungkin terjadi yang dalam hal ini   setiap   p 1 tidak bergantung pada pilihan sebelumnya, maka jumlah hasil percobaan yang mungkin terjadi   adalah: a.        p 1 x p 2 x ….. x p n              untuk kaidah perkalian b.       p 1 + p 2 + ….. + p n          untuk kaidah penjumlahan Contoh 6.8 jika ada sepuluh pertanyaan yang masing-masing bisa dijawab benar atau salah (B atau S) berapakah kemungkinan kombinasi jawaban yang dapat dibuat? Penyelesaian: Andaikan 10 pertanyaan tersebut sebagai 10 buah kotak, masing-masing kotak hanya berisi 2 kemungkinan jawaban, B atau S: ...

Sejarah Berdiri Museum Negeri Provinsi Banten

Museum negeri provinsi Banten didirikan pada tahun 2013, satu-satunya museum yang dimiliki oleh daerah Banten. Dahulu gedung museum n egeri Banten ini berada di Balai Budaya yang terletak di daerah Palima. Semenjak tahun 2015, museum negeri provinsi Banten pindah ke gedung ex - pendopo. Namun sekarang, gedung ini bukan dijadikan sebagai pendopo Gubernur lagi melainkan gedung museum negeri provinsi B anten. Adapun Museum Negeri Provinsi Banten diresmikan pada tanggal 29 O ktober 2015 oleh Gubernur Banten yang pada saat itu dalam pemerintahan Rano Karno . Lalu dari segi b angunan museum ini ternyata dibangun pada tahun 1821-1828. Bangunan museum termasuk bangunan cagar budaya tipe A yang mana bangunannya sendiri berumur   tahun . Bangunan ini dahulu digunakan sebagai kantor pemerintah kolonial Belanda, lalu setelah Jepang datang ke Indonesia bangunan tersebut digunakan sebagai kantor pemerintah Jepang. Gedung ini juga pernah digunakan juga sebagai kantor Keresidenan Banten...