Langsung ke konten utama

Kemandirian Emosional Manusia

Manusia menjalani kehidupannya dalam beberapa fase mulai dari fase bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia. Ada suatu fase transisi yaitu fase remaja, fase ini merupakan fase yang tidak dapat dikatakan anak-anak namun juga tidak dapat dikatakan dewasa. Pada masa ini adalah masa dimana seseorang mengenali diri dan mencari jadi diri. Pada masa remaja tugas perkembangan yang sangat penting ialah tercapainya kemandirian emosional.
Kemandirian emosional menuntut anak untuk dapat mandiri dengan tidak tergantung kepada orang tua dari segi emosional yaitu seperti dapat menyelesaikan permasalahan yang dialami tanpa bantuan dari orang tua. Namun terkadang sulit bagi remaja untuk menyelesaikan permasalahannya sendiri. Mereka kerap kali masih bergantung kepada orang tua. Inilah salah satu tugas perkambangan yang harus dipenuhi yaitu tercapainya kemandirian emosional.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemandirian emosional anak salah satunya adalah orang tua, yaitu bagaimana orang tua dalam mengasuh, merawat dan mendidik anak tidak hanya memperahatikan kebutuhan finansialnya saja, namun juga kebutuhan rohaninya salah satunya adalah emosional. Orang tua berperan dalam pembentukan karakter dan prilaku anak. Maka dalam mendidik dan mengasuh anak orang tua pastinya harus menerapkan pola yang tepat agar karakter yang terbentuk juga baik. Kemandirian emosional merupakan salah satu karakter yang harus dibentuk. Maka disini pola asuh orang tua berperan dalam pencapaian kemandirian emosional anak.

By: Jeni Ramandani

Komentar